Sepenggal
Episode
Malam
baru saja beranjak dari garis edarnya, aku diam terpaku menatap bulan separuh
semangka menggantung jauh diangkasa sana, ternyata aku merasakan ada sesuatu
yang lain di hatiku. Tepat pukul 22:40 di hari Sabtu, 8 January 2011 ku mencoba
mengingat kembali apa yang terjadi pada tanggal 27 Des 2010 dengan
menorehkannya dalam secarik kertas yang ku
tuliskan dalam buku “Caphan” -Catatan Kehidupan-. Hampir 4 tahun berlalu ku
ukir itu semua..
Matahari
siang mulai condong ke sisi barat, langit cerah tanpa selarik pun awan hitam
disana.. Sudah menjadi Tradisi di Pesantren ku mengadakan Tasyakur plus bagi
Raport untuk para santri,. mulai dari TK-IT sampai MA (Madrasah Aliyah),. Bagi
ku pribadi,pembagian Raport kali ini sangat berbeda dengan yang sebelum-sabelumnya. Ketika tiba
waktu nya untuk dibacakan nama-nama juara, semua santri merasakan hal yang sama
dengan ku waktu itu yaitu dag.dig.dug.deeer.. (hehe lebayy dikit)
tatkala Mudir Pesantren beserta Kepala Sekolah masing-masing Lembaga yang di
amanahi nya menyebutkan satu persatu nama murid sesuai dengan peringkatnya. Tibalah
saatnya giliran kelas teratas, yaitu kelas ku kelas XII di umumkan peringkatnya oleh mudir.
Ketika ku mendengar ternyata aku mendapat ranking 5, Shock bangett..
serasa aliran darah yang mengalir itu begitu cepat dan pada akhirnya bermuara
pada satu titik yang membuat ku merasa tak berdaya. Ingin rasanya menumpahkan
butiran lembut dari mataku, yang sudah mulai menggantung di kelopak mata
ini yang ku coba untuk tidak jatuh, di
tambah ketika para juara 1-3 menerima hadiah di atas panggung, ASLI! mau
nangis bangett. Karena selama 5 thn sekolah di situ, aku pasti maju ke panggung
itu ketika moment seperti ini (afwan bukan nya ujub). Sudah niatan setelah
pengumuman ini aku langsung masuk kamar truss nangiis dan muhasabah diri “ why
I get ranking 5?”-Batin ku- Dan pada saat itu pula serentak pandangan teman-teman dan
adik kelas tertuju pada ku, “mba nisa kenapa kok..”, “
nisa ko bisa.. bla..bla..” Arghhhh..
pertanyaan dan pernyataan mereka justru membuatku nambah down. Tidak
hanya mereka yang berujar, bahkan abi dan kepsek pun ikut berkomentar, “iya..
memang di kelas 12 ini terjadi perubahan yang signifikan, mungkin lagi PUBER
jadi lebih banyak ngelamunnya di bandingkan belajarnya” .. iih perasaan aku
pubernya gaa lebay kaya gitu deh yang aku rasain, tetap mengutamakan study koo.. –batin kuu- “kenapa sih ka, ko nurun nilainya?”
Tanya abiku. aku hanya menggeleng dan mengangkat kedua punggung disertai senyum
yang agak terpaksa.
Ketika
Raport itu sudah di tangan ku, aku benar-benar mengecek ulang dengan teliti..
daan ternyataa.. ada dua mata pelajaran yang belum dimasukin nilai nya, sontak
aku merasa kaget dan langsung ku laporkan pada pihak
sekolah, setelah di rekapitulasi ulang oleh pihak sekolah,. Alhamdulillah..
Jumlah Raport ku ternyata lebih besar dari yang
juara 2 tadii, tanpa sadar buliran itu meleleh tetes demi tetes di
kantor MA. Sebenarnya bukan menjadi permasalahan ketika aku tidak mendapat
Juara, tetapi nilai-nilai nya itu looh yang menjadi masalah. Ahh.. Legaa rasanya.. Alhamdulillah, merasakan ranking 5
hanya untuk beberapa jam saja. hehe.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar